Get Adobe Flash player

Saturday, 19 December 2015

Cara Meningkatkan Point CASTLE RUSH

 Ratunya Castle Rush

Untuk meningkatkan POINT CASTLE RUSH anda WAJIB punya SEVEN KNIGHT yang satu ini.


PHOENIX LORD RACHEL


Skill : Attack menggunakan 230% Physical power & Menurunkan DAMAGE & DEFENSE lawan 80% untuk 2 TURN

Cara :
-Maximal kan Formation anda (biasa 1 blkg + 4 depan)
-Bawalah Attacker dengan damage yang kuat (Dellon / Rachel / Eilleene/Shine dkk)
-Habisi pasukan pengawal , persiapkan skill Rachell untuk BIG BOSS 
-Selain Rachell anda juga bisa menggunakan MAY untuk menurunkan damage (tidak stuck sama Rachell)
-Bawalah Attacker anda agar mendapat damage setinggi" nya
-Bawalah Suport skill pasif yg bgs (Eileene/Dellon untuk menambah damage & Ruri untuk menambah Crit)



Selamat berjuang :)



Friday, 18 December 2015

Sell me this pen? The real answer to The Wolf of Wall Street’s challenge

‘Sell me this pen:’ The real answer to The Wolf of Wall Street’s challenge

Anyone who’s seen Martin Scorsese’s The Wolf of Wall Street knows the scene. In the last few moments of the film, Leonardo DiCaprio, portraying Jordan Belfort – the 1990s penny stock broker, who went to prison on charges of fraud and stock market manipulation for orchestrating a massive pump and dump scheme at his New York firm Stratton Oakmont – asks a room full of salesmen at a seminar to sell him a pen. Mr. DiCaprio hands a pen to one salesman, who begins describing it: “It’s an amazing pen...” Not satisfied, Mr. DiCaprio takes the pen from the salesman, hands it to another and repeats the challenge. Again, the salesman describes the pen’s finer features and Mr. DiCaprio moves on.
(Read Grant Robertson's interview with Jordan Belfort: The real-life ‘Wolf of Wall Street’ is an unlikely advocate of ethics)
So what is the correct response? Earlier in the film, Mr. Belfort is portrayed giving the same challenge to friends (clip contains profanity) he has hired to work at the startup firm. Sitting in a diner, one man takes the pen and tells Mr. Dicaprio, as Mr. Belfort, to write his name down. Having just handed over his pen, Mr. DiCaprio, replies that he doesn’t have a pen. Exactly, the man replies, “Supply and demand.”
But that’s actually not the correct response, says the real-life Mr. Belfort in an interview. The actual answer to “Sell me this pen,” doesn’t show up in the film. Mr. Belfort, who is now riding the movie’s popularity and is active on the speaking and seminar circuit as he tries to pay down the $110-million (U.S.) fine he received from the U.S. government after being indicted in 1998 for securities fraud, explains the correct response to “Sell me this pen:”
“It’s sort of a trick question. Because when you say to a salesman, ‘Sell me this pen,’ you might find some will say to you, ‘This is a great pen, this pen writes upside down. It defies gravity, this pen is the cheapest pen on earth, this pen will never run out.’ They’ll say all the reasons the pen is good, they’ll start telling you the features, and the better ones will give you the benefits too. But that’s not what the real answer is.
“The real answer is, before I’m even going to sell a pen to anybody, I need to know about the person, I want to know what their needs are, what kind of pens do they use, do they use a pen? How often do they use a pen? Do they like to use a pen formally, to sign things, or use it in their everyday life? The first idea is that when you say ‘Sell me this pen,’ I want to hear [the salesman] ask me a question. ‘So tell me, how long have you been in the market for a pen?’ I want them to turn it around on me and start asking me questions to identify my needs, what I’m looking for. And if you do that, people don’t know what to do. Next thing, he is answering, and now I’m controlling the conversation, finding out exactly what he needs.
“Once I have that, I say, ‘You know, Bill, based on what you’ve just said to me, the pen I have here is the perfect fit. Let me tell you what it’s about…’ Then you can tell them about what you have, because you’re filling a need. Most average or newbie salespeople think that they’re supposed to sell you the pen, when a really seasoned salesperson will actually turn it into a qualifying session to find out what you need. That’s the truth of it. It’s like trying to sell someone a house and you don’t know if they’re in the market for a house, what kind of house they want, how many kids – so how can you sell someone a house? That’s the point.”

Other Artikel 

 

List Skill Hero in Seven Knight


Event Seven Knight Desember 2015

Siapkan Key sebanyak" nya event kali ini wajib di Collect

Disarankan jangan RAID dolo sebelum selesai misi anda

Total 1080 kunci  untuk hats
*Adventure & Daily Dungeon 

Total 590 untuk socks
*Arena
*Castle Rush
*Celestial tower




Tak Punya Telinga, Dokter Tumbuhkan Daun Kuping di Lengan Pasien

Sejak tahun 2010 telinga kiri Sherrie Walter harus diambil akibat kanker kulit. Tapi kini ia telah memiliki telinga baru yang dibuat dilengan dengan menggunakan tulang rawan dari rusuknya.

Awalnya Sherrie didiagnosis dengan basal cell carcinoma dan telah menyebar ke jaringan di sekitarnya sehingga telinga kirinya harus diangkat bersama dengan beberapa bagian tengkorak dan saluran telinga.

Sekitar 4 tahun yang lalu Sherrie tidak berpikir bahwa koreng atau luka di telinganya adalah kanker. Ia sempat diresepkan dengan antibiotik tapi tak kunjung sembuh hingga akhirnya 8 bulan kemudian ia menemui dokter kulit.

Dokter tersebut memeriksanya kurang dari 5 menit dan langsung mengatakan bahwa itu adalah kanker. Sherrie pun melakukan pengobatan agresif untuk menghapus 7 lapisan kulit dan saat itu telinganya masih utuh.

Namun pada Oktober 2010 Sherrie menemukan darah di dalam telinganya dan dokter mengatakan bahwa kanker tersebut telah menyebar ke saluran telinga kirinya. Dokter pun melakukan operasi selama 16 jam untuk menghapus saluran telinga, gendang telinga dan sebagian telinga kirinya serta beberapa kelenjar dan jaringan di sekitarnya.

Hingga akhirnya ia ditawari kesempatan untuk menerima prosedur inovatif yang sama sekali baru, yaitu mengambil tulang rawan dari tulang rusuknya kemudian akan ditempatkan di bawah kulit lengan selama berbulan-bulan untuk tumbuh.

"Saya merasa seperti percobaan dalam menjalani prosedur ini," ujar Sherrie (42 tahun) yang menjalani prosedur di Johns Hopkins Hospital, Maryland seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (28/9/2012).

Tim ini dipimpin oleh Dr Patrick Byrne, seorang profesor bedah THT-kepala dan leher di Johns Hopkins University School of Medicine. Diketahui butuh waktu sekitar 4 bulan bagi organ baru ini untuk ditumbuhkan di bawah kulit lengan kirinya sebelum dipindahkan ke sisi kiri kepala pada bulan Maret 2012.

"Kami tanamkan telinga di dekat pergelangan tangan dan hanya membiarkannya disana sampai semua kulit bisa tumbuh menjadi telinga," ujar Dr Byrne.

Hingga akhirnya pada bulan Maret 2012 telinga baru ini ditempelkan ke sisi kiri kepalanya dan dokter mulai bekerja secara kosmetik sehingga nanti bentuk telinganya menyerupai telinga sebelah kanan.

"Menurut pendapat saya kini hanya masalah mengurangi pembengkakan dan menyembuhkan, setelah ia sembuh saya yakin dia akan memiliki telinga yang terlihat normal," ujar Dr Byrne.

Meski begitu, walaupun pemulihannya belum berakhir, tapi Sherrie menganggap dirinya beruntung dan berharap orang lain belajar dari kisahnya yaitu gunakan selalu tabir surya dan segera lakukan pemeriksaan agar tidak terlambat.



(ver/ir)
sumber: health.detik.com
 
 

Hamil ke-1 Kembar Biasa, Hamil ke-2 Kembar Tak Biasa, Hamil ke-3 Kembar Luar Biasa



Merseyside, Inggris, Melahirkan kembar saat ini bukan lagi hal yang istimewa terlebih jika si ibu ikut program bayi tabung maka peluang punya anak kembarnya lebih besar.

Kasus hamil pertama mengandung anak kembar pun kini mudah dijumpai baik karena keturunan maupun karena imbas dari program bayi tabung.

Lalu ketika ibu, mengandung lagi anak kembar di kehamilan keduanya seringkali orang akan berucap 'wow hebat bisa kembar lagi'. Karena kondisi ibu hamil kedua dan kembar lagi adalah kasus yang masih jarang.

Tapi ketika ada ibu yang mengandung anak kembar lagi di kehamilan ketiganya dengan pembuahan alami, ucapan orang pun akan menjadi 'luar biasa'.

Beginilah kasus yang dialami Sara Jones (33 tahun) perempuan asal Inggris yang tiga kali hamil tiga kali pula mengandung anak kembar. Dalam 10 tahun Sara sudah melahirkan dan merawat 3 pasang anak kembar sekaligus.

Bahkan antara pasangan kembar kedua dan ketiga hanya berjarak 10 bulan, yang artinya ia harus merawat 4 balita kembar beda usia.

Anak-anak kembar Sara adalah Liam dan Niamh (keduanya 10 tahun), Aoife dan Shay (keduanya 2 tahun) serta Keeva dan Ceira (keduan 17 bulan).

Kondisi ini sangat jarang. Sara bahkan satu-satunya wanita di Inggris yang mencapai 'prestasi' ini, yang peluangnya 1 per 500 ribu. Namun di dalam keluarga Sara, memiliki anak kembar sudah seperti tradisi.

"Bagi kebanyakan keluarga, memiliki anak kembar adalah sesuatu yang luar biasa. Tapi itu sangat normal bagi keluarga kami. Akan aneh bagi saya jika hamil dan tidak kembar," papar Sara Jones, asal Southport, Merseyside, Inggris, seperti dilansir Mirror.co.uk, Senin (1/10/2012).

Sara menuturkan, ia cukup merasa takut ketika pertama kali memiliki anak kembar. Dan ketika dikatakan hamil anak kembar lagi, ia sempat tidak percaya namun tetap senang.

"Tapi ketika perawat mengatakan kembar lagi (kembar ketiga), saya tidak tahu apakah harus tertawa atau menangis. Pada awalnya saya mengira dia sedang bercanda. Ketika dia menatapku dan berkata, 'Tidak, saya serius', saya terkesima. Tapi mereka semua (anak-anak kembar saya) luar biasa," tutur Sara.

Jika dibandingkan dengan keluarga lain yang tidak bisa memiliki anak, Sara merasa sangat beruntung dan menganggap anak-anaknya sebagai berkah. Punya banyak anak kembar memang sempat membuatnya gentar, namun ia sudah tahu bagaimana harus bertindak ketika melahirkan anak kembar lagi untuk ketiga kalinya.

Ia tak tahu apakah ini hanya kebetulan atau karena memang keluarganya memiliki gen dan kesempatan lebih tinggi untuk melahirkan anak kembar. Tapi hidup dengan 3 pasang anak kembar yang lucu-lucu membuat hidup Sara lebih berwarna.
(mer/ir)
sumber: health.detik.com

Menghilangkan Aroma Kaki yang Tidak Sedap karena Memakai Sepatu

Kaki menjadi bagian tubuh yang seringkali lupa dirawat. Padahal jika tidak memberi perhatian, bagian terbawah kaki tersebut bisa jadi kasar jika jarang discrub dan juga dapat menimbulkan aroma tidak sedap.

Masalah aroma tidak sedap pada kaki memang menyebalkan. Biasanya timbul karena terlalu lama menggunakan sepatu dan alas kaki yang digunakan sudah menempel keringat sehingga mengeluarkan aroma menyengat. Untuk mengatasinya, ini dia tips menghilangkan bau kaki karena sepatu. 

1. Bersihkan Sepatu
Pertama-tama bersihkanlah sepatu menggunakan deterjen. Rutinlah membersihkannya setiap dua minggu sekali. Sikatlah bagian bawah sepatu untuk menghilangkan kotoran dan tanah yang menempel. Namun, ada juga bahan-bahan sepatu yang tidak perlu dicuci, seperti bahan kulit dan suede. Untuk bahan tersebut, cukup bersihkan dengan lap basah, sampai ke dalam ruang sepatu. Untuk bagian sol, sikatlah dengan sikat gigi yang telah dicelupkan ke dalam air deterjen.

2. Gunakan Sepatu Jika Sudah Benar-benar Kering
Setelah membersihkan sepatu, jangan langsung memasukkannya ke dalam kotak. Anging-anginkanlah sepatu di teras rumah, namun jangan langsung menjemurnya di bawah matahari, karena warnanya bisa memudar dan kulit sepatu bisa terkelupas. Ingat, jika masih lembab jangan langsung menggunakan sepatu, karena malah membuat kaki Anda berbau. Tunggu hingga benar-benar kering sempurna. 

Setelah kering, Anda bisa menaburkan baking soda ke dalam sepatu Diamkan semalaman, agar aroma dan bakteri dalam sepatu terserap oleh baking soda. Keesokan harinya, keluarkan baking soda.

3. Rendam Kaki dengan Cuka
Salah satu bahan natural untuk melawan aroma kaki yang tidak sedap adalah memanfaatkan cuka. Campur setengah gelas cuka yang ditambah dengan satu liter air. Rendamlah kaki dan diamkan selama 10 sampai 20 menit. 

4. Semprotan Penghilang Bakteri
Saat ini banyak dijual semprotan khusus untuk menghilangkan bakteri di kaki. Semprotan tersebut juga berperan untuk menghilangkan aroma tidak sedap pada kaki. Anda bisa menggunakan semprotan ini ketika akan mengenakan dan melepas sepatu. 

5. Bedak Kaki
Selain menggunakan semprotan kaki, Anda juga dapat menaburkan bedak kaki. Bedak yang khusus dirancang untuk kaki tersebut dapat menyerap keringat di kaki, yang menjadi sumber aroma tidak sedap dari sepatu. Bisa digunakan sebelum memakai sepatu. Untuk hasil yang efektif, bedak kaki bisa dipakai pada malam hari kemudian dibungkus dengan kaus kaki dan diamkan semalaman.(kik/kik)

sumber: wolipop.com