Memakin marak dan digandrugi, sebuah judi online yang beredar semakin merajalela, dan anehnya judi yang digemari kalangan muda tua pria dan wanita ini belum tersentuh dengan penegakan hukum.
Padahal keuntungan yang diperoleh nilainya cukup fantastis. Per hari sampai miliaran rupiah. Berdasarkan pantauan KBE, hampir di semua warnet judi online ini bisa dimainkan.
Biasanya
dengan sendirinya judi online menawarkan kepada pengguna internet untuk
berjudi dengan pola permainan. Yang lebih ironis bukan saja kalangan
muda dan mudi saja yang berminat dengan permainan judi online, tapi
anak–anak pelajar mulai tingkat sekolah dasar mengenal permainan yang di
dalamnya ada perjudian terselubung.
Indra,
salah satu penjudi online yang kerap ditemui di salah watu warnet di
daerah Cibening tidak jauh dari PT In Jil Sun Garment mengaku selain
iseng judi dengan online relatif lebih aman. Biasanya, kata dia melalui
permainan judi online memang terkadang menang tapi juga kalah dalam satu
permainan kalah sampai ratusan ribu rupiah.
Memang
kata dia jika menang dalam pemainan bisa maraup hadiah jutaan rupiah
dengan cara masuk kedalam rekening pribadinya. “Biasanya kalau lagi
santai, dan libur kerja. Kalau waktunya kerja yang gak main judi,
katanya ketika ditanya KBE, Senin (10/8).
Sementara
hal serupa juga dikatakan Opik. Menurut pencinta permainan judi online
ini permainan judi dengan cara online memang terkesan cukup rapi, tapi
yang namanya judi ya tetap judi.
“Hampir tiap hari main judi online, pernah satu dua kali menang dalam permainan, lama–lama sering kalahnya,” ungkapnya.
Ia
katakan, memang judi online bisa dimainkan kapan saja sesukanya. Bahkan
jarang pihak aparat menyentuh soal judi online atau mungkin sudah
dikondisikan sehingga perjudian dengan cara online bisa dengan leluasa
dimainkan.
“Paling
tidak penegak hukum yang paham tentang permainan judi online, dan
sebagai pelaku juga tidak paham siapa bandar judi online ini,” cetusnya.
Tokoh
masyarakat Efendi mengaku mulai resah dengan maraknya judi online di
warnet. Efendi menjelaskan, pihaknya sering datang memantau kondisi di
warnet, dan ternyata sebagian besar remaja dan juga anak sekolah yang
bermain judi online. “Mereka berjudi bukan hanya main game atau mencari
tugas,’’ ujarnya.
Menurutnya,
kondisi inilah yang meresahkan masyarakat, karena mereka juga punya
anak yang remaja dan akan ikut-ikutan bermain di warnet.
“Untuk
itu kami meminta kepada pihak terkait agar bisa menindak dan
menertibkan warnet yang mengizinkan pengunjungnya untuk melakukan judi
online di warnet yang mereka miliki
Jika Anda merasa bisa menjadi penghasilan silakan ke TEMPAT JUDI ONLINE
No comments:
Post a Comment